slender man

Baru-baru ini orang Indonesia dikejutkan oleh insiden pembunuhan sadis yang dilakukan oleh seorang remaja berusia 15 tahun terhadap seorang anak yang baru berusia 5 tahun. Remaja di bawah umur ini mengklaim bahwa ia terinspirasi oleh sejumlah film horor yang sering ia tonton sebagai film dari waralaba. Chucky dan terutama oleh film Pria langsing.

Bagi pemirsa yang gemar film horor, Chucky adalah sosok / karakter yang terkenal melalui film Permainan Anak dan baru-baru ini reboot oleh Hollywood. Sementara Pria langsing adalah karakter / film yang kurang populer. Tercatat film terbaru dari karakter ini adalah film yang dirilis pada 2018 lalu.

ilustrasi dari Slender Man

ilustrasi Slender Man

Slender Man (atau Slenderman) adalah sosok supernatural fiksi yang diciptakan oleh pengguna internet bernama Something Awful pada tahun 2009. Sosok ini dikatakan suka memata-matai orang, menculiknya dan kemudian menghantuinya. Sasaran utamanya adalah remaja atau anak kecil. Dan kisah ini mulai menarik perhatian masyarakat luas ketika pada tahun 2014 dua gadis berusia 12 tahun mencoba membunuh teman-teman mereka dengan pisau dan mereka mengatakan bahwa Slender Man memerintahkan mereka.

Sementara film itu sendiri juga memicu kontroversi ketika akan dirilis pada 2018 lalu karena beberapa pihak menganggap film ini bisa membuka luka para korban & # 39; keluarga dari peristiwa nyata pada tahun 2014.

Kisah film ini terjadi di sebuah kota kecil di wilayah Massachusetts, di mana empat siswa sekolah menengah berusaha mengungkap misteri kisah Slender Man. Tapi kemudian salah satu dari empat siswa menghilang secara misterius. Dan mereka mulai percaya pada legenda tentang sosok ini.

Jadi jika itu disimpulkan bukan hanya karakter kali ini Pria langsing menginspirasi tindakan sadis yang dilakukan oleh remaja di bawah umur. Peristiwa yang terjadi pada 2014 terjadi di Waukesha, Wisconsin, Amerika Serikat. Pada waktu itu dua anak berusia 12 tahun, Anissa Weier dan Morgan Geyser menjebak teman sebaya mereka bernama Payton Leutner di hutan dan kemudian menikamnya 19 kali, untungnya semua penikaman itu tidak mengenai organ vital Leutner sehingga ia masih bisa bertahan hidup meskipun menderita cedera yang sangat serius dan menderita trauma parah. Para pelaku mengaku telah menerima perintah dari Slender Man.

Setelah menjalani proses persidangan yang panjang, Weier dan Geyser, keduanya mengaku bersalah pada 2017 karena masalah penyakit mental, dan masing-masing dijatuhi hukuman 25 tahun tinggal di rumah sakit jiwa.

Berkaca pada insiden tersebut, otoritas penegak hukum di Indonesia harus dapat menyelesaikan kasus ini dengan cara yang paling bijaksana karena para pelaku juga telah mengakui tindakan mereka dan tidak merasa menyesal setelah melakukan hal itu.

Posting Ini adalah kisah Manusia Ramping, legenda Inspektur Pembunuhan Sadis muncul pertama kali di Cinemags | Berita Film | Ulasan Film | Majalah Film | Komunitas Film.